Bagikan kesini yaaaa

Bookmark and Share

FUNGSI RAM KOMPUTER


Yang disebut memory pada PC, sebetulnya mengacu pada RAM (Random Access Memory). Sebuah komputer membutuhkan RAM untuk menyimpan data dan instruksi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah perintah (task). Data ataupun instruksi yang tersedia pada RAM memungkinkan processor atau CPU (Central Processing Unit) untuk mengaksesnya dengan cepat.

Saat CPU membuka sebuah program aplikasi dari harddisk-seperti word processing, spreadsheet, ataupun game-ia akan me-loading-nya ke memory. Hal ini memungkinkan aplikasi bekerja lebih cepat dibandingkan harus mengakses langsung ke harddisk yang memang jauh lebih lambat.

halaman sekolah

depan sekolahan

My Firs Love


Penyesalan ku

Pertama ku bertemu dengannya terasa biasa saja ketika itu aku pertama mulai akrap ketika aku duduk di depannya ketika kls 2 itu sebenarnya terasabisa saja munkin ketika itu iq belum merasakan getaran2 cita di hatuku
Dan memang waktu itu rasa itu memang belum ada kalik ya & ketka iq pas kls 2 i2 memang belum ada rasa ma dia.

DAN rasa itu mulai perlahan lahan ada di ketika Iq mulai menginjak kls 9 sewaktu pertengahan semaster akhir IQ sekolah di SMP4 NGAWI TARCITA & rasa itu di dukung dengan tingkat seringnya Iq berttemu dengan dirinya ketika..
• Pertama iq sering bertemu dengan ketika iQ latihan ngedens di suatu rumah tmn sekls Q.
• Dan yang pertemuan berlanjut yang tuk kedua kalinya terjadi ketika IQ
mengerjakan latihan tugas kelompok untuk membuat kelompok grub nyanyian .
Dan pada saat i9ni pula rasa bahwa Iq suka sama dia emakin memuncak di dalam lubuk hatiku yang paling dalam karena tingla mukin rasa itu terjadi karenaseringnya pertemuan pertemuan iQsama dia ,pada saat itu hati terasa agak Gr karena Iq dan dia saling bertatap barmain mata dengan dirinya karena hal itu Iq mengangap dy suka sama iq,ke esokan harinya pun berlanjut iq seamkin terasa dekat sama diya dengan dikit demi sedikit Iq juga mulai berani untuk berbicara lebih akrab ma Dy dan setiap burulang kali Iq bertemu sama dia rasanya semakin IQ suka sama dia .dan setiap dia sms ma iq selalu IQ ingin berlama lama tuk Mz ma dia dan supanya lebih akrab ma IQ.pada hal biasa nya jika Iq mz san ma seseorang cewk /ma yang lain rasa nya tak seperti kali ini ku rasakan sebelumnya.
Dan ketika iq sedang Mz iq coba untuk menanyakan lebih jauh ma dia “Dan aku bertanya begini ma dia=eh sabenarnya kalo iq mz ma U da yang marah pa gak nE DAN dia bilang ma iq sebener nya iq lagi gak da siapa ne;
Karena dia bilang begitu Iq menjadi lebih semangat lagi untuk mendekatinya untuk mengambil hati nya.
Perbuatan yang Iq lakukan untuk supaya dia tau bahwa Iq suka ma dia ialah ketika pas ada momen tuk main ke suatu tempat yang sudah direncanakan ololeh tmn2 waktu itu’dan ketika itu iq mempunyai rencana untuk mengajak dia pergi sama iq ketempat tersebut saat itu pula ia mau q ajak maen ketempat tersebut. Rasa senang sekali ketika itu ia mau Q ajak maen

Dan pada saat itu ketika sudah sampai tujuan IQ sebenernya iq ingin mengungkapkan perasa an q sama dia tapi ketika itu mc’h ada ganjalan dihati q karena pada saat itu yang ada ditempat itu bukan iq dan dia saja tapi ada tmn2 yg lain juga jadi rencana iq waktu itu jadi gak jadi. Dan kesampatan kedua pun datang untuk mengungkapkan perasan qma dia ketika itu dia ma temen datang kerumah ku llagi,pada saat itu sebenernya ada kesempatan untuk menembak dia ketika iq dan dia hanya berdua eh tpi engakdeng masih
ada tmn q yg lain yg ada disitu. Dan rencana ku itu gagal kembali deh
karena usahaku untuk mengukap kan perasan Q ma dia selalu gagal dan iq mempunya rencan untuk ku ajak maen kembali sambil untuk nembak dia tapi waktu itu ia ku ajak maen kembali gak mau
Dan puncaknya pada peristiwa ini terjadi ketika iq mengungkapkan perasaan ini pada dirinya ialah ketika Iq memutuskan mengungkankan perasaan ini melalui alat telekomunikasi yaitu lewat hp dan waktu iti iq berusaha untuk menelpon dirinya tapi ia ketika itu ia tak mau mengangkat telpon dari diriku sampai berulang kali.dan karena ia belum sama sekali endak menerima telp dari diriku,oleh karena itu iq mengunakan cara lain untuk mengukapkan peresaanku ma dia yaitu lewat SMS ,dan aku mulai mengukapkan isi hatiku selama ini ma dirinya bahwa aku suka sama kamu ,dan aku mulai menanyakan soal jawaban atas ungkapan perasaan ku ma dia yang sebenernya sudah kukatakan sejak malam kemarin waktu itu,Dan pertanyaan ku itu akhirnya dijawab sama dy ,dengan sebuah jawaban yang membuat ku sangat sekali kecewa berat sama dirinya karena ia tlah menolak ku dangan mengatakan bahwa ia sudah memiliki cowok lain yang sudah mengisi hidupnya .
Rasanya ketika itu Iq merasa lemah dan tak mempunyai energi lagi yang tersimpan dalam raga ku yang paling dalam.
Dan sebenarnya rasa kecewa itu tak seberat ini jika ,ia ketika kudekati bilang ma IQ sudah mempunyai cwok lain .


Inilah sebuah ungkapan dari hati ku yang paliing dalam,dan inilah rasa kecewa yang pernah kualami yang tak pernah kualami sebelumnya.

Dan sekali lagi “
Mungkin ini memang jalan takdir ku, mencintai seseorang tanpa dicintai olehnya
Category: 0 komentar

sulit untuk dicerna


kenapa ya sih kalau kita /(maksudnya aku )dalam setiap PELAJARAN matematika aku tuh sulit unuk memahami isi kandungan soal nya dan juga jika diterangkan sulit untuk memahami& sulit untuk konsentrasi padahan jika pelajaran laen seperti contohnya pelajaran PDTKJ aku mudah untuk memahami dan seneng bangetzzzz.....
apa yng terjadi dengan ku
Category: 0 komentar

luna maya stress


wah kayaknya luna lagi dirundung masalah ne ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,gara gara ia postingannya di twiter yang mencela para wartawan dengan sebutan yang kurang pantas untuk dipublikan di twiter ia dilaporkan ke polisi oleh PWI (Persatuan wartawan indonesia )
sebenernya hal itu gak perluh deh di bawa bawa ke polisi kerena menurut saya tu bukannya kalo kita nulis atau koment koment di media internet bukan nya bebas kan tanpa batas dan tanpa sensor ,,,tapi seperti masalah Luna ini kok dibesar kan segal dan akan di bawa ke meja hukum ,seprti sama juga kasusnya prita mulya sari yang tersangkut masalah di masalah yang sama,
sebenar hukum di indonesia kayak gimana cih jadi bingung gue '''

dan buat luna aku dukung kamu untuk menyelesaikan masalah mu supaya gak berlarut larut
Category: 0 komentar

kisah sutan baabullah



Sultan Baabullah (10 Februari 1528 - permulaan 1583) adalah sultan dan penguasa Kesultanan Ternate ke-24 yang berkuasa antara tahun 1570 - 1583, ia merupakan sultan Ternate dan Maluku terbesar sepanjang sejarah yang berhasil mengalahkan Portugis dan mengantarkan Ternate ke puncak keemasan di akhir abad ke-16. Sultan Baabullah juga dijuluki sebagai penguasa 72 pulau berpenghuni yang meliputi pulau–pulau di nusantara bagian timur, Mindanao selatan dan kepulauan Marshall.
Masa muda
Dilahirkan tanggal 10 Februari 1528, kaicil (pangeran) Baab adalah putera Sultan Khairun (1535-1570) dengan permaisurinya Boki Tanjung, puteri Sultan Alauddin I dari Bacan. Sultan Khairun sangat memperhatikan pendidikan calon penggantinya, sejak kecil pangeran Baab bersama saudara-saudaranya telah digembleng oleh para mubalig dan panglima dimana ia memperoleh pemahaman tentang ilmu agama dan ilmu perang sekaligus. Sejak remaja ia juga telah turut mendampingi ayahnya menjalankan urusan pemerintahan dan kesultanan.
Ketika pecah perang Ternate–Portugis yang pertama (1559-1567), Sultan Khairun mengutus putera – puteranya sebagai panglima untuk menghantam kedudukan Portugis di Maluku dan Sulawesi, salah satunya adalah pangeran Baab yang kemudian tampil sebagai panglima yang cakap dan berhasil memperoleh kemenangan bagi Ternate. Ternate sukses menahan ambisi Portugis sekaligus memenangkan banyak wilayah baru.
Kematian Sultan Khairun
Setelah kejatuhan Ambon ke tangan Ternate dalam perang Ternate – Portugis yang pertama, Portugis terpaksa memohon damai kepada sultan Khairun yang kemudian disambut dengan itikad baik. Semua hak-hak istimewa Portugis menyangkut monopoli perdagangan rempah-rempah dihilangkan namun mereka tetap diperbolehkan untuk berdagang dan bersaing dengan pedagang nusantara serta pedagang asing lainnya secara bebas. Rupanya permohonan damai Portugis itu hanya kedok untuk mengulur waktu demi mengkonsolidasikan kembali kekuatan mereka, menunggu waktu yang tepat untuk membalas Ternate.
Dengan dalih ingin membicarakan dan merayakan hubungan Ternate – Portugis yang membaik, gubernur Portugis Lopez De Mesquita (1566-1570) mengundang sultan Khairun ke benteng Sao Paulo tanggal 25 Februari 1570 untuk jamuan makan. Sang sultan memenuhi undangan itu dan datang tanpa pengawal, tak dinyana setibanya di benteng ia dibunuh atas perintah De Mesquita. De Mesquita beranggapan dengan mengenyahkan sultan Khairun, Maluku akan kehilangan pemimpin hebat dan segera tercerai berai, akan tetapi ia lupa bahwa sultan Khairun memiliki pewaris – pewaris yang hebat terutama dalam diri pangeran Baab.
Kebangkitan Sultan Baabullah
Penobatan sebagai Sultan
Kematian Sultan Khairun yang tragis memicu kemarahan rakyat dan juga para raja di Maluku, dewan kerajaan atas dukungan rakyat lalu menobatkan Kaicil Baab sebagai Sultan Ternate berikutnya bergelar Sultan Baabullah Datu Syah. Dalam pidato penobatannya Sultan Baabullah bersumpah bahwa ia akan berjuang untuk menegakkan kembali panji - panji Islam di Maluku dan menjadikan kesultanan Ternate sebagai kerajaan besar serta melakukan tindakan balasan sampai orang terakhir bangsa Portugis meninggalkan wilayah kerajaannya.
Pengngumuman Perang Jihad
Sultan Baabullah tidak menunda waktu setelah penobatan dan pidato pelantikan diucapkan. Perang Jihad diumumkan di seluruh negeri. Tak kalah dengan ayahnya ia tampil sebagai koordinator yang handal dari berbagai suku yang berbeda akar genealogis di nusantara bagian timur. Untuk memperkuat kedudukannya Sultan Baabullah menikahi adik Sultan Iskandar Sani dari Tidore. Raja – raja Maluku yang lainpun melupakan persaingan mereka dan bersatu dalam satu komando di bawah Sultan Baabullah dan panji Ternate, begitu pula raja – raja dan kepala suku di Sulawesi serta Papua. Sultan Baabullah memiliki panglima – panglima yang handal, diantaranya ; Raja Jailolo Katarabumi, salahakan (gubernur) Sula Kapita Kapalaya, salahakan Ambon Kapita Kalakinka, dan Kapita Rubuhongi. Menurut sumber Spanyol, dibawah panjinya Sultan Baabullah mampu mengerahkan 2000 kora – kora dan 120.000 prajurit.
Pengusiran Portugis
Pasca pembunuhan Sultan Khairun, Sultan Baabullah menuntut penyerahan Lopez de Mesquita untuk diadili. Benteng – benteng Portugis di Ternate yakni Tolucco, Santo Lucia dan Santo Pedro jatuh dalam waktu singkat hanya menyisakan Benteng Sao Paulo kediaman De Mesquita. Atas perintah Baabullah pasukan Ternate mengepung benteng Sao Paulo dan memutuskan hubungannya dengan dunia luar, suplai makanan dibatasi hanya sekedar agar penghuni benteng bisa bertahan. Sultan Baabullah bisa saja menguasai benteng itu dengan kekerasan namun ia tak tega karena cukup banyak rakyat Ternate yang telah menikah dengan orang Portugis dan mereka tinggal dalam benteng bersama keluarganya. Karena tertekan Portugis terpaksa memecat Lopez de Mesquita dan menggantinya dengan Alvaro de Ataide namun langkah ini tidak berhasil meluluhkan Baabullah.
Meskipun bersikap “lunak” terhadap Portugis di Sao Paulo, Sultan Baabullah tidak melupakan sumpahnya, ia mencabut segala fasilitas yang diberikan sultan Khairun kepada Portugis terutama menyangkut misi Jesuit. Ia mengobarkan perang Soya – Soya (perang pembebasan negeri), kedudukan Portugis di berbagai tempat digempur habis – habisan, tahun 1571 pasukan Ternate berkekuatan 30 juanga yang memuat 3000 serdadu dibawah pimpinan Kapita Kalakinka (Kalakinda) menyerbu Ambon dan berhasil mendudukinya. Pasukan Portugis dibawah kapten Sancho de Vasconcellos yang dibantu pribumi kristen berhasil memukul mundur pasukan Ternate di pulau Buru untuk sementara namun segera jatuh setelah Ternate memperbaharui serangannya kembali dibawah pimpinan Kapita Rubuhongi.
Tahun 1575 seluruh kekuasaan Portugis di Maluku telah jatuh dan suku-suku atau kerajaan pribumi yang mendukung mereka telah berhasil ditundukkan hanya tersisa benteng Sao Paulo yang masih dalam pengepungan. Selama lima tahun orang-orang Portugis dan keluarganya hidup menderita dalam benteng, terputus dari dunia luar sebagai balasan atas penghianatan mereka. Sultan Baabullah akhirnya memberi ultimatum agar mereka meninggalkan Ternate dalam waktu 24 jam. Mereka yang telah beristrikan pribumi Ternate diperbolehkan tetap tinggal dengan syarat menjadi kawula kerajaan. Kemenangan rakyat Ternate ini merupakan kemenangan pertama putera-putera Nusantara atas kekuatan barat dan oleh Buya Hamka kemenangan rakyat Ternate ini dipuji sangat penting karena menunda penjajahan barat atas nusantara selama 100 tahun.
Demikianlah, tanggal 15 Juli 1575, orang Portugis pergi secara memalukan dari Ternate, tak satupun yang disakiti. Mereka kemudian diperbolehkan menetap di Ambon hingga 1576, setelah itu sebagian dari mereka pergi ke Malaka dan sebagian lagi ke Timor dimana mereka menancapkan kekuasaan mereka hingga 400 tahun kemudian.
Kunjungan Francis Drake
Tanggal 3 November 1579, Sultan Baabullah menerima kunjungan Francis Drake (kelak Sir Francis Drake), seorang petualang Inggris yang terkenal. Drake dan kelompoknya datang dari Australia dengan 5 kapal salah satunya Golden Hind yang legendaris. Kepada Sultan Baabullah, Drake menyatakan kedatangannya hanya untuk berdagang semata-mata. Ia mengungkapkan ketidaksukaannya terhadap orang Portugis maupun Spanyol serta menceritakan situasi terakhir di Eropa. Sultan Baab menerima tamunya dengan gembira dan menjamu mereka di istana. Pertemuan mereka merupakan embrio hubungan diplomatik Indonesia – Inggris.
Dalam jamuan makan mewah yang berlangsung setelah perundingan, Drake dan rombongan disuguhkan hidangan dari sagu, nasi, bermacam – macam lauk pauk dari kambing, rusa dan ayam sampai ikan bubara bakar dan katang kanari (kepiting kenari), yang semuanya dimasak dengan ramuan cengkih. Antara Sultan dan Francis Drake timbul rasa saling menghormati. Francis Drake amat terkesan dengan sultan Baabullah. Ia meninggalkan Ternate dengan kapal penuh muatan cengkeh kualitas prima, sang sultan bersama armada Ternate mengiringi kapal Drake sampai ke laut lepas.
Laporan Francis Drake
Sultan Baabullah menyambut para tamu dengan upacara kebesaran dan jamuan istimewa. Laporan Francis Drake seperti yang dimuat Willard A. Hanna dan Des Alwi dalam buku mereka (Ternate dan Tidore masa lalu penuh gejolak, hal 96-97) menggambarkan suasana pertemuan itu ;
“Sementara orang-orang kami menunggu kedatangan sultan yang akan datang kira-kira setengah jam lagi, mereka mendapat kesempatan lebih baik untuk mengamati semua itu; juga sebelum kedatangan sultan sudah ada tiga baris tokoh bangsawan tua, yang konon semuanya adalah penasihat pribadi raja; di ujung rumah ditempatkan sekelompok orang muda, berpakaian dan berpenampilan anggun. Di luar rumah, di sebelah kanan, berdiri empat orang dengan rambut ubanan, semuanya berpakaian jubah merah panjang sampai ke tanah, tetapi penutup kepalanya tidak jauh berbeda dari orang Turki; mereka ini disebut orang Rum (Romawi/Eropa), atau orang asing, yang ada disana sebagai perantara untuk tetap memelihara perdagangan dengan bangsa ini: mereka adalah dua orang Turki, satu orang Italia sebagai perantara dan yang terakhir seorang Spanyol, yang dibebaskan oleh sultan dari tangan orang Portugis dalam perebutan kembali pulau itu, dan berhenti sebagai serdadu untuk mengabdi kepada sultan.
Sultan akhirnya datang dari benteng, dengan 8 atau 10 senator yang mengikuti dia, dinaungi payung yang sangat mewah (dengan hiasan emas timbul di tengahnya), dan dijaga dengan 12 tombak yang matanya diarahkan ke bawah: orang kami (disertai saudara sultan), bangun untuk menemui dia, dan ia dengan sangat ramah menyambut dan berbasa – basi dengan mereka. Seperti telah kami gambarkan sebelumnya, ia bersuara lirih, bicaranya halus, dengan keanggunan sikap seorang sultan, dan seorang dari bangsanya. Pakaiannya menurut mode penduduk lain dari negerinya, tetapi jauh lebih mewah, sebagaimana dituntut oleh keberadaan dan statusnya; dari pinggang ke tanah ia mengenakan kain bersulam emas, sepatu dari beludru berwarna merah; hiasan kepalanya bertatahkan berbagai cincin berlapis emas, selebar satu atau satu setengah inci, yang membuatnya indah dan agung dipandang, mirip seperti mahkota; di lehernya ia mengenakan kalung rantai dari emas murni yang mata rantainya besar sekali dan satu rangkaian rangkap; di tangan kirinya terdapat Intan, batu Zamrud, batu Merah Delima dan batu Pirus, 4 batu permata yang sangat indah dan sempurna; di tangan kanannya; pada satu cincin terdapat satu batu Pirus besar dan sempurna, dan pada cincin lain terdapat banyak Intan berukuran lebih kecil, yang ditatahkan dengan sangat indah.
Demikianlah ia duduk di atas tahta kerajaannya, dan di sebelah kanan berdiri seorang pelayan dengan sebuah kipas sangat mahal (tersulam dengan kaya dan terhias dengan batu nilam). Ia mengipas dan mengumpulkan udara untuk menyejukkan sultan, karena tempatnya panas sekali, baik oleh sinar matahari maupun kumpulan begitu banyak orang. Sesudah beberapa waktu, setelah para tuan menyampaikan pesan mereka, dan memperoleh jawaban, mereka diizinkan untuk pamit, dan dengan selamat diantara kembali oleh salah satu ketua Dewan Sultan, yang ditugaskan oleh sultan sendiri untuk melakukan hal itu.”
Sultan Baabullah dan masa keemasan Ternate
Dengan kepergian orang Portugis, Sultan Baabullah menjadikan benteng Sao Paulo sebagai benteng sekaligus istana, ia merenovasi dan memperkuat benteng tersebut kemudian merubah namanya menjadi benteng Gamalama. Sultan Baabullah masih melanjutkan hubungan dagang dengan bangsa barat termasuk Portugis dan mengizinkan mereka menetap di Tidore, akan tetapi tanpa pemberian hak istimewa, para pedagang barat diperlakukan sama dengan pedagang – pedagang dari negeri lain dan mereka tetap diawasi dengan ketat. Sultan Baabullah bahkan mengeluarkan peraturan yang mewajibkan setiap bangsa Eropa yang tiba di Ternate untuk melepaskan topi dan sepatu mereka, sekedar untuk mengingatkan mereka agar tidak lupa diri.
Sultan Baabullah tetap memelihara persekutuan yang telah terbentuk dan sering mengadakan kunjungan ke wilayah – wilayah yang mendukung Ternate dan menuntut kesetiaan mereka terhadap persekutuan yang dipimpinnya. Tahun 1580 Sultan Baabullah mengunjungi Makassar dan mengadakan pertemuan dengan raja Gowa Tunijallo, mengajaknya masuk Islam dan ikut serta dalam persekutuan melawan Portugis dan Spanyol. Sang raja tak langsung menyutujui ajakan Sultan untuk memeluk Islam namun setuju untuk ikut dalam persekutuan kemudian sebagai tanda persahabatan Sultan Baabullah menyerahkan pulau Selayar kepada Raja Gowa.
Dibawah pimpinan Sultan Baabullah, Ternate mencapai puncak kejayaan, wilayah kekuasaan dan pengaruhnya membentang dari Sulawesi Utara, tengah dan timur di bagian barat hingga kepulauan Marshall dibagian timur, dari Filipina (Selatan) di bagian utara hingga sejauh kepulauan Kai dan Nusa Tenggara dibagian selatan. Tiap wilayah atau daerah ditempatkan wakil – wakil sultan atau yang disebut Sangaji. Sultan Baabullah dijuluki “penguasa 72 pulau” yang semuanya berpenghuni (sejarawan Belanda, Valentijn menuturkan secara rinci nama-nama ke-72 pulau tersebut) hingga menjadikan kesultanan Ternate sebagai kerajaan Islam terbesar di Indonesia timur.
Sultan Baab tetap melanjutkan kebijakan ayahnya dengan menjalin persekutuan dengan Aceh dan Demak untuk mengenyahkan Portugis dari Nusantara. Persekutuan Aceh – Demak – Ternate ini merupakan simbol persatuan nusantara karena ketiganya sebagai yang terbesar dan terkuat di masa itu merangkai wilayah barat. tengah dan timur nusantara dalam satu ikatan persaudaraan, mewujudkan kembali persatuan nusantara sejak keruntuhan Majapahit.
Ternate pasca Baabullah
Permulaan tahun 1583 Sultan Baabullah dipanggil menghadap Sang Khaliq. Adapun penyebab maupun tempat kematiannya masih diperdebatkan, namun apapun dan dimanapun itu kematian Sultan Baab sebagai putera kebanggaan Maluku meninggalkan duka mendalam bagi rakyatnya. Ia adalah satu-satunya putera Nusantara yang meraih kemenangan mutlak atas kekuatan barat. Keberhasilannya mengantarkan Ternate menjadi kerajaan besar dan mencapai puncak kejayaan bukanlah satu – satunya tanda kebesarannya. Ia telah berhasil menanamkan rasa percaya diri rakyatnya untuk bangkit menghadapi kekuasaan asing yang ingin menguasai kehidupan mereka. Sultan Baabullah adalah simbol perlawanan terhadap kesewenang – wenangan bangsa asing. Ia tak sudi tunduk pada kekuasaan asing dan menempatkan dirinya sejajar dengan mereka, menjadi tuan di negeri sendiri. Sepeninggal Sultan Baabullah tak ada lagi pemimpin lain di Ternate maupun Maluku yang sekaliber dia. Para penggantinya tak mampu berbuat banyak mempertahankan kebesaran Ternate.
Demikian yang dapat saya ceritakan tentang sultan baabullah………..
&jangan lupa kunjungi lagi blog Q ini yaaaaaaaaaaaaaaaaa agar kamu bias dapet info info update
Category: 0 komentar

Bagikan kesini yaaaa

Bookmark and Share

cara membuat Jaringan Komputer

TERIMAKASIH

ATAS KUNJUNGAN MU I BLOG GUE SEMOGA DAPAT INFO YANG BERMANFAAT DISINI DAN JANGAN LUPA KUNJUNGI LAGI YUAA

Sampai Jumpa Lagi

marwannamaku translater

About Me

Foto saya
saya itu orng yang sangat baik hati kepada setiap temen2 Q, tapi jika temen ku itu meng hianati persahabatan kita ,,,,aku akan sulit untuk memaafkan nya

silahkan mengobrol


ShoutMix chat widget

Pengikut